IP Virtual Terhadap Keamanan Jaringan Komputer

Berdasarkan laporan terbaru yang di kutip dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang di himpun dari situs kompas.com Populasi penduduk indonesia saat ini mencapai 262 juta orang, lebih dari 50% atau sekitar 143 Juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang 2017. Mayoritas pengguna internet sebanyak 72,41% masih dari kalangan masyarakat urban. Pemanfaatnya sudah lebih jauh, bukan hanya untuk berkomunikasi saja, tetapi juga membeli barang, memesan transportasi, hingga berbisnis dan berkarya.

Berdasarkan wilayah geografisnya, masyarakat Jawa paling banyak terpapar internet yakni 57.70 %, selanjutnya Sumatera 19,09%, Kalimantan 7,97% Sulawesi 6,73% Bali – Nusa 5,63% dan Maluku – Papua 2,49%.

Pengertian

1. Internet
Internet adalah seluruh jaringan komunikasi yang menggunakan media elektronik, yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol / Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (anterjaringan).
(https://id.wikipedia.org/wiki/Internet , 6 Oktober 2018)
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat dengan IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Panjang dari angka ini adalah 32bit untuk IP versi 4 (IPv4) dan 128 bit untuk IP versi 6 (IPv6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan internet yang berbasis TCP/IP. ( https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP , 6 Oktober 2018)


2. Keamanan Jaringan

Adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer (jaringankomputer.org/keamanan-jaringankomputer/, 6 Oktober 2018)

Aspek keamanan internet terdiri dari 6 bagian yaitu :

a. Privacy / Covidentiality
    Usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Contoh ancaman :
     -          (Privacy) email anggota tidak boleh dibaca oleh administrator server
     -          (Convidentiality) Data pelanggan sebuah ISP dijaga kerahasiaannya
     Solusi :
     -          Kriptografi ( Enkripsi dan Dekripsi )


b. Integrity
    Informasi tidak  boleh diubah tanpa seizin pemilik informasi. Contoh ancaman :
    -          Trojan, virus, man in the middle attack
    -          Pengubahan isi email 
     Solusi
    -          Enkripsi
    -          Digital signature
c. Authentication
    Metode untuk menyatakan bahwa informasi betul – betul asli. Contoh :
    -          Dokumen palsu, pengguna palsu
    Solusi
    -          Watermarking, digital signature
    -          Access Control ( What you have/know/are?)
    -          Digital certificate

d. Availibility
    Ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Contoh ancaman :
     -          “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.   
    -          mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan  e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.  
  Solusi :
   -          Spam blocker
   -          Connection limit


e. Access Control
    Cara pengaturan akses kepada informasi. Contoh ancaman :
     -          Pengubahan data anggota oleh orang yang tidak berhak.
     Solusi :
     -          Membagi user dengan tingkatan (guest, operator, admin)

f. Non-repudiation
   Menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Contoh ancaman :
     -          Penyangkalan pesanan melalui email.
     Solusi :
      -          Digital signature, certificate dan kriptografi.

3. Server

    Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan. ( https://www.it-jurnal.com/apa-yang-di-maksud-dengan-server/ , 08 Oktober 2018 )

4. IP Virtual

Sebuah IP Virtual (IPV) memetakan satu alamat IP eksternal dan satu port eksternal menjadi sejumlah beberapa alamat IP dan port. IPV juga dapat menerjemahkan port eksternal ke port internal yang berbeda. IPV memberikan peta lalu lintas yang diterima di salah satu alamat IP ke alamat lain berdasarkan nomor port tujuan dalam header segmen TCP atau UDP. (kb.juniper.net, 2015).

5. VLAN

Virtual LAN atau VLAN adalah sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang di konfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.
       Keuntungan VLAN :
a. Secuity
    Departemen yang memiliki data sensitif terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
b. Cost reduction
     Penghematan biaya yang dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrade jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
c. Higher Performance
    Dengan membagi 2 layer menjadi beberapa workgroup secara logik (brodcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.
d. Broadcast Storm Mitigation
    Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah perlatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
e. Improved IT Staff Efficiency
    Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah karena user - user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.
f. Simpler Project or Application Management
    Memiliki fungsi - fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah projek atau bekerja dengan aplikasi khusus.


Komentar